Home

25 Mar 2011

Cara sukses meniti karir di masyarakat

 Mungkin sebagian orang terkadang sangat sulit untuk memperoleh pekerjaan, namun ada pula yang mudah memperoleh hal tersebut. actually, memang banyak faktor yang menyebabkan itu semua. but, Janganlah putus asa, bila ada Ketekunan pasti tidak ada yang namanya kegagalan.  seperti quote dibawah ini :-)

"Ketekunan merupakan sesuatu yang mesti dipegang erat, tidak ada kegagalan bagi mereka yang tekun berusaha" (anonymous)
Kira-kira Hindu lewat kitab sucinya Veda ada gak ya menawarkan cara sukses meniti karir di masyarakat, ternyata banyak sekali untaian suci tentang hal tersebut. ini saya sharing sedikit cara apa yang saya pelajari.

1. Veda mengamanatkan dalam Rgveda VIII.48.14 bahwa setiap orang haruslah bekerja keras (hard work), tidak malas (lazy), dan banyak omong kosong (nonsense).
2. kalau bisa lakukan kerja keras itu selama bertahun-tahun, Yajurveda mengatakan "Orang hendaknya suka hidup di dunia ini dengan kerja keras selama ratusan tahun"
3. dan kita percaya pasti deh Tuhan mencintai orang yang seperti ini, karena di Atharvaveda dikatakan Tuhan mencintai orang-orang yang suka bekerja keras dan tidak menyukai orang malas serta gampangan. 

4. "Ketekunan berada di tangan kanan, dan kejayaan pasti ada di tangan kirinya" caranya ? ya tentu saja dengan tekun, tidak mengenal lelah, lalu bangkit dan tinggalkan mereka yang tidak berbudi luhur, dan yang terakhir
5. Kesempatan. kenapa demikian, ya karena dalam Rgveda dicantumkan bahwa "seseorang yang tidak memanfaatkan kesempatan, tidak dapat memperoleh kekayaan." tetapi berhati-hatilah terhadap kekayaan yang tidak didaasari, seperti dijelaskan dalam Rgveda "Hendaknya kekayaan diperoleh atas usaha yang jujur"

Kerja Keras+Semangat+Tekun+Jujur+punya Tekad / tidak malas hasilnya adalah Makmur, Kaya dan Jaya.

ada tambahan satu hal lagi yaitu Selalu dekatlah engkau kepada Tuhan Yang Maha Esa yach, moga beruntung :-) 

15 Feb 2011

kebiasaan yang baik setiap hari

Apa yang dicari sebagaian orang di Pagi hari dan menjadi kebiasaan yang baik untuk dilakukan? oh ternyata saya menemukannya di AYURVEDA (the complete knowledge for long life).

     ternyata kebiasaan yang baik itu guna menciptakan keseimbangan diri yang menimbulkan rasa hormat (respect), control ur self, kedamaian pikiran, dan umur panjang.
 Berikut apa yang dikatakan dalam AyurVeda :

11 Feb 2011

Tat Twam Asi (Thou art that)

"Aku adalah engkau, engkau adalah aku."

Jika aku adalah kamu, maka aku selayaknya menyayangimu, sesayang aku pada tubuh dan jiwaku. Sesakit aku menyakiti diriku, seperti itulah jika aku menyakitimu. Aku tak ingin hatimu retak seperti cawan keramik terkena goyangan gempa.
Jika aku mencelamu, maka aku mencela diriku sendiri. Mencemoohmu, sama dengan mencemoohku. http://seikatpadi.blogspot.com/2007/11/tat-twam-asi.html

(Ajaran Tat Twam Asi berasal dari ajaran agama Hindu. Tat Twam Asi adalah satu dari empat Mahawakya dalam Chandogya Upanisad. Artinya : "aku adalah engkau, engkau adalah aku." Filosofi yang termuat dari ajaran ini adalah bagaimana kita bisa berempati, merasakan apa yang tengah dirasakan oleh orang yang di dekat kita. Ketika kita menyakiti orang lain, maka diri kita pun tersakiti. Ketika kita mencela orang lain, maka kita pun tercela. Maka dari itu, bagaimana menghayati perasaan orang lain, bagaimana mereka berespon akibat dari tingkah laku kita, demikianlah hendaknya ajaran ini menjadi dasar dalam bertingkah laku.)